Rabu, 20 Januari 2016

DISKRIMINASI DALAM PENERIMAAN MAHASISWA BARU DI PTN

Oleh: Darmaningtyas
Penulis  Buku "Melawan Liberalisme Pendidikan"  
Dimuat di Harian Sore Suara Pembaruan Rabu, 20 Januari 2015

Proses penerimaan mahasiswa baru di PTN (Perguruan Tinggi Negeri) untuk tahun Ajaran 2016/2017 telah dimulai, khususnya untuk jalur undangan atau SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri). Tanggal 18-20 Januari adalah pengisian dan verifikasi PDSS (Pangkalan Data Sekolah dan Siswa), kemudian dilanjutkan dengan pendaftaran SNMPTN), pencetakan kartu tanda peserta hingga pengumumannya tanggal 10 Mei nanti.

Rabu, 06 Januari 2016

TRANSPORTASI DAN PARIWISATA

OLEH: DARMANINGTYAS
KETUA BIDANG ADVOKASI MTI
(MASYARAKAT TRANSPORTASI INDONESIA)
OPINI DI SUARA PEMBARUAN, 4 JANUARI 2016

Menteri Koordinator (Menko) Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli mengemukakan bahwa Pemerintah memastikan Badan Otoritas Pariwisata (BOP) terbentuk pada Januari 2016 dengan menjadikan kawasan wisata Danau Toba, Sumatra Utara sebagai proyek percontohan (pilot project), menyusul sembilan destinasi wisata lainnya, yakni Tanjung Kelayar (Belitung), Tanjung Lesung (Banten), Kepulauan Seribu (DKI Jakarta), Borobudur (Jawa Tengah), Bromo (Jawa Timur), Mandalika (NTB), Labuan Bajo (NTT), Wakatobi (Sulawesi Tenggara), dan Morotai (Maluku Utara). Badan Otoritas Pariwisata (BOP) ini nanti berwenang membangun infrastruktur dasar, seperti jalan raya, pelabuhan, bandara, jaringan internet, dan fasilitas perhotelan (Suara Pembaruan, 29/12 hal.8).  

Kamis, 17 Desember 2015

Komentar Terhadap Larangan Ojek Online

Oleh: Darmaningtyas
Ketua INSTRAN, LSM Transportasi
Jakarta, 17 Desember 2015

Sebetulnya Menteri Perhubungan Ignatius Jonan hanya menjalankan UU No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) saja pada saat mengeluarkan aturan mengenai pelarangan operasional angkutan berbasis aplikasi yang tidak memiliki izin sebagai pengelola angkutan umum. Jadi tidak ada yang salah dengan pelarangan tersebut dilihat dari tugas pokok, dan wewenang Kementrian Perhubungan.

Rabu, 25 November 2015

KEBINGUNGAN PARA GURU KITA

OLEH: DARMANINGTYAS
AKTIVIS PENDIDIKAN DI TAMANSISWA
Dimuat di Harian Sore Suara Pembaruan
 25 November 2015

Peringatan Hari Guru di Indonesia dilaksanakan setiap tanggal 25 November. Tanggal ini sebetulnya merupakan tanggal kelahiran organisasi guru yang bernama Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Pada tingkat internasional, Hari Guru sebetulnya diperingati pada tanggal 5 Oktober. Hanya saja, karena di Indonesia tanggal 5 Oktober itu merupakan Hari ABRI (TNI) yang pada saat masa Orde Baru diperingati cukup meriah, maka secara politis, memperingati Hari Guru pada 5 Oktober sangat tidak strategis karena akan tenggelam dengan kemeriahan Hari ABRI/TNI.

Kamis, 10 September 2015

KERETA CEPAT DI LUAR PULAU JAWA

OLEH: DARMANINGTYAS
Dimuat di Bisnis Indonesia Rabu, tanggal 2 September 2015

Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya memberikan indikasi penolakan terhadap usulan Jepang dan Cina untuk membangun Kereta Api Cepat (High Speed Train/HST) Jakarta – Bandung. Penulis sebut indikasi karena bukan pernyataan tegas penolakan, tapi menolak bila membebani APBN. Jika hal itu dilakukan B to B tidak dipersilahkan. Kecuali itu, Presiden mengusulkan perlu perbaikan proposal, tapi bukan untuk membangun HST, melainkan KA dengan kecepatan 200 km/jam (KA Sedan). Pertanyaan berikutnya adalah apakah KA sedang Jakarta – Bandung diperlukan, mengingat sudah memiliki jaringan rel Kereta Api (KA)?

Rabu, 29 Juli 2015

OJEK, GO-JEK, DAN GRABBIKE

OLEH: DARMANINGTYAS
Ketua INSTRAN (Institut Studi Transportasi), NGO Transportasi di Jakarta
Dimuat di Majalah Sindo Weekly No. 18 Tahun IV, Edisi 2 - 8 Juli 2015

Ojek, Go-Jek, dan Grabbika merupakan isu yang tiba-tiba hangat setelah Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok) pertengahan Juni lalu melontarkan idenya agar ojek-ojek itu lebih baik bergabung dengan Go-Jek sehingga mereka memiliki kesempatan bertemu keluarga lebih lama karena tidak harus mangkal di tempat-tempat tertentu sepanjang hari untuk mendapatkan penumpang, tapi bisa menununggu penumpang di rumah sambil bercengkerama bersama keluarga.

Senin, 27 Juli 2015

KERETA CEPAT, BUKAN KEBUTUHAN

Oleh: Darmaningtyas
Ketua  INSTRAN (LSM Transportasi) di Jakarta
Dimuat di Bisnis Indonesia, Senin 27 Juli 2015

Wacana tentang rencana pembangunan kereta api cepat (KA) Jakarta – Bandung kembali mengemuka. Wacana ini pernah muncul pada awal 2014, saat masih masa Pemerintahan Susilo Bambang Yudoyono (SBY).  Pada saat itu Kementrian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan Indonesia sangat membutuhkan KA Super Cepat Jakarta – Surabaya untuk menghubungkan kedua kota tersebut. Rute Jakarta – Surabaya itu pula yang diusulkan oleh pihak Jepang. Namun menurut Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono saat itu, pemerintah bisa mendesain kereta tersebut melewati Bandung. Pada saat itu, Dirjen Perkeretaapian Kemenhub, Hermanto Dwi Atmoko menyatakan bahwa studi kelayakan sudah dilakukan bekerjasama dengan Jepang.