Senin, 01 Agustus 2016

BONGKAR PASANG MALIOBORO

Oleh : DARMANINGTYAS

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY, saya lebih suka memakai hurup “Y” karena ada filosofinya, bukan hurup “J” yang sekadar pragmatism pengucapan) merupakan daerah tujuan wisata kedua setelah Bali. Tapi semua tau bahwa di DIY maupun Kota Yogyakarta memiliki layanan transportasi yang buruk dan tidak menunjang industri pariwisata. Pilihan angkutan umum massal hanya TransJogja, tapi jalurnya mbulet, terbatas, dan jalannya pun pelan karena tidak dedicated lane (tidak memiliki jalur khusus seperti Transjakarta Busway). Bus reguler kalau sudah di atas jam 15.00 sudah susah ditemukan.

Selasa, 19 Juli 2016

MIMPI MUDIK LANCAR DAN SELAMAT

Oleh : DARMANINGTYAS

Perjalanan mudik Lebaran 2016 ini ditandai dengan tragedi kematian 12 orang yang terjadi di Tol Brebes Timur atau yang popular disebut Brexit pada arus lalu lintas macet selama berjam-jam pada tanggal 3-5 Juli 2016. Apapun alasannya, fakta yang tidak dapat dibantah adalah ada sedikitnya 12 orang meninggal dunia di jalur Brexit pada saat mereka akan mudik Lebaran. Peristiwa tersebut menodai penyelenggaraan mudik Lebaran 2016 ini.

Senin, 18 Juli 2016

MURID MEMENJARAKAN GURU

Oleh : DARMANINGTYAS
Penulis Buku Pendidikan yang Memiskinkan
Dimuat di Koran Tempo Selasa,19 Juli 2016

Sejumlah guru dengan mengenakan seragam organisasi guru (PGRI) membentangkan spanduk yang bertuliskan: “Orang tua yang anaknya tidak mau ditegur guru di sekolah silahkan didik sendiri, bikin kelas sendiri, buat rapor dan ijazah sendiri”. Spanduk itu sebagai bentuk solidaritas terhadap para guru yang masuk harus bui karena diadukaan oleh murid/orang tua murid dengan tuduhan menganiaya; seperti yang dialami oleh Nurmayani, guru bidang studi Biologi SMPN 1 Bantaen dan Muhammad Arsal, guru Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 3 Bantaeng, Sulawesi Selatan. Nurmayani masuk penjara lantaran memberikan hukuman kepada muridnya dengan cara mencubit, sedangkan Muhammad Arsal memberikan hukuman dengan cara memukul. Karena kedua orang tua murid tidak terima anaknya mendapatkan hukum fisik, mereka lalu mengadukannya ke polisi.

Selasa, 12 Juli 2016

KURIKULUM YANG MENG-INDONESIA

Oleh : DARMANINGTYAS

Izinkan penulis  memulai tulisan ini dengan mengutip suatu dialog satire antara guru dengan murid yang beredar di WhatsApp Group (WAG) yang diberi judul “Ngajar di Papua”.  Ceritanya, seorang guru transmigran dari Jawa yang mengajar di Papua bertanya kepada muridnya: 

PETAKA MUDIK 2016

Oleh : DARMANINGTYAS

Ada optimisme pada semua pihak saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan ruas Tol Pejagan – Brebes Timur (yang kemudian popular dengan sebutan Brexit) sepanjang 20 km, bahwa arus mudik 2016 akan berjalan lancar karena ruas tolnya sudah bertambah panjang. Pada mudik 2015 kemacetan terjadi di pintu Tol Pejagan, karena setelah keluar dari tol dan akan masuk ke jalan arteri terdapat perlintasan kereta api, sehingga arus lalu lintas yang keluar dari tol sering tertahan di perlintasan kereta api dan dampaknya memanjang sampai pintu tol Pejagan. Dengan dioperasikannya ruas Tol Pejagan – Brexit diharapkan kemacetan di pintu Tol Pejagan akan terurai. Memang betul kemacetan di pintu Tol Pejagan sempat terurai, tapi hanya sebentar saja dan itu pun hanya bergeser ke timur, yaitu ke Brexit. 

Kamis, 23 Juni 2016

GANJIL GENAP, CERMIN KEBIJAKAN PANIK

Oleh : Darmaningtyas


Kebijakan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok) menghapuskan 3 in 1 secara resmi per tanggal 16 Mei 2016 sesungguhnya merupakan kebijakan blunder, karena bukan mengurangi tingkat kemacetan, sebaliknya justru semakin memperparah kemacetan.  Pada saat ada kebijakan 3 in 1 masyarakat masih memiliki aalerntif untuk memilih jalan yang tidak macet, yaitu pada jam-jam pelaksanaan 3 in one (07.00-10.00 dan 16.00-19.00).  Pada jam tersebut kalau kita berjalan di jalur 3 in 1 relatif lancar. Kita tidak memperhitungkan kondisi jalan yang di lur jalur 3 in 1, tapi yang pasti di jalur 3 in 1 cukup lancar. Fakta ini menjelaskan bahw keberadaan 3 in 1 sesungguhnya punya manfaat bagi penciptaan kelancaran lalu lintas.   

MAHALNYA KULIAH DI FAKULTAS KEDOKTERAN

DARMANINGTYAS

Di media sosial, nitizen sedang ramai membicarakan pernyataan Rektor Universitas Tadulako (Untad) Prof. Dr. Ir. Muh Basir Cyio SE, MS tentang mahalnya biaya kuliah di Fakultas Kedokteran (FK) Untad, terkait dengan ketidak-mampuan calon mahasiswi (Suharsi) membayar bea masuk ke FK Untad. Menurut Basir Cyio, seperti dikutip oleh KabarSelebes.com, mahalnya biaya masuk kuliah di FK Untad Palu memang sudah menjadi ketentuan. “Kalau tahu masuk kedokteran mahal,, kenapa masuk jurusan kedokteran?  Kan banyak jurusan lain yang UKT-nya hanya satu jutaan lebih saja,” ungkap Basir Cyio kepada KabarSelebes.com, seperti dituliskan oleh Tri Novian Wulrianto (17/6/2016).