Kamis, 16 April 2015

MEWUJUDKAN TOL LAUT

OLEH: DARMANINGTYAS, KETUA BIDANG ADVOKASI MTI 
(MASYARAKAT TRANSPORTASI INDONESIA)
Dimuat di Harian Sore Suara Pembaruan, Tanggal 16 April 2015

Konsep tol laut atau jaringan angkutan laut yang cepat sempat popular pada saat masa kampanye presiden 2014 lantaran calon Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan calon Wakil Presiden Jusuf Kalla mengangkat isu tol laut sebagai salah satu materi kampanyenya. Dasar pemunculan konsep tol laut itu adalah untuk mengurangi kesenjangan dalam menikmati hasil-hasil pembangunan antara Jawa dan luar Jawa, utamanya Indonesia bagian timur, khususnya Maluku, Maluku Utara, NTT, dan Papua. Selisih harga barang-barang yang terlalu jauh antara Jawa dan luar Jawa, terutama Indonesia bagian timur, telah menyebabkan masyarakat di Indonesia bagian timur tidak bisa menikmati hasil-hasil pembangunan secara nyaman. Sebagai contoh, harga semen antara Jawa dengan Papua bisa mencapai sepuluh kali lipat. Tentu ini kurang baik dilihat dari aspek keadilan sosial.

PENTING, ANGKUTAN UNTUK PELAJAR

OLEH: DARMANINGTYAS
Pengembang Route Aman Sekolah


Problem pendidikan ternyata bukan hanya masalah pencapaian angka partisipasi maupun kualitas yang tinggi, tapi juga akses transportasi bagi anak-anak menuju ke/pulang dari sekolah. Problem angkutan bagi pelajar itu berbebeda antara di kota dan di desa/daerah. Di perkotaan, khususnya kota besar seperti Jakarta, pelajar miskin selalu kesulitan mendapatkan angkutan umum yang mau mengangkut mereka karena tariff untuk pelajar hanya 50% dari tariff umum. Sedangkan bagi pelajar di daerah, kesulitan itu disebabkan oleh keterbatasan infrastruktur dan sarana transportasi. Keterbatasan tersebut terutama amat dirasakan oleh anak-anak yang tinggal di daerah perairan maupun kepulauan dan Pemerintah maupun Pemda tidak hadir di sana, sehingga masyarakat harus menyelesaikan angkutannya sendiri.

Selasa, 07 April 2015

HEBOH BUKU PELAJARAN AGAMA ISLAM

OLEH: DARMANINGTYAS
ANGGOTA TIM PENYUSUN KURIKULUM 2013
Dimuat di Harian Sore Suara Pembaruan

Rame-rame mengenai buku Pelajaran Agama Islam untuk murid SMA Kelas XI (Kelas II SMA) yang memuat ajaran Muhammad Ibn Abdul-Wahhab yang dikenal dengan paham Wahhabi, semakin memperkuat keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan menghentikan sementara implementasi Kurikulum 2013 guna dievaluasi dan direvisi. Beruntung Kurikulum 2013 itu dihentikan, sehingga penggunaan buku-buku pelajaran yang menyesatkan tidak meluas. Jika tidak dihentikan sementara, maka buku pelajaran Agama Islam untuk murid SMA Kelas XI itu sudah dipergunakan oleh semua murid Kelas II SMA, sehingga sulit terkendali. Tapi dengan Kurikulum 2013 hanya dipergunakan oleh 6.247 sekolah dari tingkat SD-SMTA (SMA/MA/SMK), maka penyebaran buku pelajaran tersebut masih terbatas, sehingga mudah kendalinya. Orang yang semula menyalahkan Menteri Anies Baswedan yang menyetop implementasi Kurikulum 2013 pun, dapat berbalik memuji keputusannya.

Minggu, 22 Maret 2015

MENAKAR KEHADIRAN NEGARA DALAM PENDIDIKAN ISLAM

OLEH: DARMANINGTYAS

Membaca dua dua yang berjudul Mutiara Terpendam, Profil Para Penerima Beasiswa Pendidikan Islam dan Mendidik Tanpa Pamrih, Kisah Para Pejuang Pendidikan Islam  yang diterbitkan oleh Direktorat Jendral Pendidikan Islam Kementrian Agama RI, kita dapat menangkap adanya satu spirit yang sama, yaitu keinginan untuk melakukan perubahan melalui pendidikan, baik itu pada generasi tua untuk melaksanakan pendidikan bagi yang muda, maupun bagi yang muda untuk memperoleh akses pendidikan.

Selasa, 17 Maret 2015

Transportasi di Koridor Timur Jakarta

Oleh: Darmaningtyas
Penulis adalah Direktur Instran (Institut Studi Transportasi) di Jakarta
Dimuat di Harian Sore Suara Pembaruan, Tanggal 14 Maret 2015

Judul berita Suara Pembaruan, 3 Maret 2015 hal B2 “Proyek Properti di Timur Jakarta Rp 338 T” menarik untuk diperhatikan. Ada sejumlah perusahaan besar seperti Lippo Karawaci, PP Properti , Su mmarecon Agung, Jababeka Plaza Indonesia, Adhi Persada, ISPI Group, Gapura Prima, Prioritas Land Indonesia, pallux Properties, dan Mustika Land yang akan membangun hunian vertical dengan segala pendukungnya di wilayah Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Investasi terbesar dilakukan oleh Lippo Karawaci yang mencapai Rp 250 triliun. Itu artinya koridor timur Jakarta akan tumbuh pesat terutama sebagai kawasan hunian, khususnya hunian vertical yang akan melayani kepentingan para ekspatriat yang ada di kawasan industri Cikarang. 

Senin, 02 Maret 2015

ASAP ROKOK DI BUS KOTA

Oleh: Darmaningtyas
Ketua Bidang Advokasi Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI)
Dimuat di Koran Kedaulatan Rakyat, 3 Maret 2015

Siang itu (25/2), Bus Kopata jalur 4 yang melintasi kawasan Malioboro banyak penumpang, banyak kursi yang terisi. Hanya empat kursi depan samping kiri pengmudi yang masih kosong. Seorang bapak naik di depan Pura Pakualaman dan kemudian duduk di kursi nomer dua dari depan samping kiri pengemudi yang masih kosong tadi. Udara panas, tapi bapak itu naik ke  dalam bus kota dengan tanpa mematikan rokoknya, dia masih tetap merokok di dalam bus kota yang banyak penumpang tersebut. Seorang ibu yang duduk persis di belapang  pengemudi dan kanan bapak yang tidak mematikan rokok itu mengambil masker untuk menutup hidungnya. Rupanya ibu itu tidak tahan asap rokok, tapi tidak berani menegur bapak yang merokok. Belakangan ketahuan bapak tersebut temen pengemudi bus kota, terlihat dari percakapan mereka yang amat akrab.

Mempertimbangkan Penghapusan Kopertis

Oleh: Darmaningtyas 
Pengamat Pendidikan, Penulis Buku “Melawan Liberalisasi Pendidikan” 
Dimuat Di Koran Sindo, Senin,  2 Maret 2015

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristek- Dikti) M Nasir mewacanakan penghapusan dikotomi antara PTN (perguruan tinggi negeri) dan PTS (perguruan tinggi swasta).